Bismillahirrahmanirrahim
Teman teman pasti sudah mengetahui tentang arus tegangan dan daya, ketiganya merupakan inti dari segala pembahasan mengenai elektro. Pentingnya mengetahui arus tengangan dan daya supaya komponen komponen elektro dapat bekerja dengan optimal. Hubungan arus dan tegangan adalah saling menguatkan untuk menghasilkan daya yang optimal, maka lahirlah persamaan dibawah ini:
V(tegangan) . I(arus) = P(daya)
V . I = P
Di postingan kali ini saya akan menjelaskan dilema arus tegangan daya.
Arus dan tegangan bertugas menghasilkan daya, apabila salah satunya lemah maka daya yang dihasilkan juga akan lemah. Apabila teman teman merupakan seorang pelajar cukup mengingat satu persamaan diatas untuk mengetahui nilai dari arus, tegangan atau daya, jika diketahui dua unsur dari persamaan diatas.
Saya akan membantu teman teman memahami hubungan arus, tegangan dan saya secara singkat di postingan kali ini.
Arus adalah muatan listrik yang mengalir dalam satu rangkaian, dilambangkan dengan I(intensite) dan memiliki besaran Ampere (A), yang artinya intensitas. Secara konvensional arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah, atau dari titik positif ke titik negatif rangkaian. Titik arus mengalir yaitu potensial tinggi ke potensial rendah disebut perbedaan potensial yang secara umum kita sebut tegangan, dilambangkan dengan V seperti besarannya Volt (V). Saat ada arus dan tegangan pada suatu rangkaian, maka rangkaian dipastikan memiliki daya yang bisa diketahui dengan mengalikan nilai arus dan tegangan, daya dilambangkan dengan P(Power) dan satuannya adalah Watt (W).
Terimakasih, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi teman teman.
Komentar
Posting Komentar